Tips Sukses Berbisnis Langsung dari Pakarnya

Jan 24 / Nesia Qurrota A’yuni
Sumber:vecteezy.com
Tren bisnis terus berubah dari waktu ke waktu. Mulai dari jenis produk, pola pasar, hingga model bisnis semua terus berganti. Meski begitu, beberapa pebisnis tetap berhasil melanggengkan usaha mereka hingga jangka waktu yang lama, seperti pendiri Apple, Steve Jobs atau pendiri Amazon, Jeff Bezos. Bahkan keduanya sama-sama memulai bisnis mereka dari garasi rumah, alias benar-benar berangkat dari nol.

Kesuksesan yang diraih pebisnis dunia itu nyatanya tak lepas dari prinsip dan nilai yang mereka anut. Di samping itu, para pebisnis lainnya juga menerapkan metode khusus yang membuat bisnis mereka terus awet dan berkembang.

Bagi kamu yang sedang berancang-ancang memulai bisnis, penting untuk memahami filosofi bisnis dari mereka yang sudah ahli. Sebab itu akan menjadi panduanmu yang masih awam dalam bisnis. Nah, berikut ini 10 tips sukses berbisnis langsung dari pakarnya.

  • Passion is The Key

Steve Jobs dok Forbes
Saat berbisnis, sebagian besar waktumu akan habis untuk memikirkannya. Maka, kunci pertama membangun bisnis yang sukses adalah memiliki passion kuat untuk melakukannya. Dengan passion, kamu telah memiliki kecintaan terhadap usahamu sehingga meski berbagai tantangan hadir, kamu akan tetap bertahan.

Steve Jobs sendiri berulang kali menekankan bahwa tidak ada ada yang tidak mungkin jika seseorang memiliki passion. Bahkan, dengan passion seseorang bisa mengubah dunia dengan cara mereka. 

  • Jangan Repot-Repot Berpikir Menciptakan Sesuatu yang Nggak Ada di Dunia

Kadang, beberapa orang terjebak dengan arti inovasi bahwa sesuatu yang diciptakan harus benar-benar baru dan belum ada di dunia. Alhasil, untuk menemukannya mereka butuh waktu yang lama atau bahkan menemukan jalan buntu.

Padahal, menurut Wakil Presiden Direktur BCA, Armand Hartono, daripada terlalu lama terjebak dengan tuntutan kebaruan, lebih baik untuk mencoba mencari apa yang sudah ada dan koneksikan dengan baik. Ingat metode ATM, amati, tiru, dan modifikasi. Beberapa pebisnis terbukti telah berhasil mengaplikasikan metode ATM untuk meraih kesuksesan, misalnya mereka yang bergerak di bidang perbankan, elektronik, dan lain sebagainya.

  • Be Stubborn, but Flexible

Jeff Bezos - Amazon dok Entrepreneur
Dalam meraih kesuksesan berbisnis, pendiri Amazon, Jeff Bezos, berprinsip untuk keras kepala dalam mengejar tujuan tetapi fleksibel dalam cara melakukannya. Maksudnya, jika kamu tidak keras kepala, kamu akan mudah menyerah terlalu cepat kepada eksperimen bisnismu.

Namun, dalam metode pengerjaannya dilakukan dengan fleksibel. Sebab jika tidak demikian, kamu akan terjebak dengan hal-hal yang mungkin sudah tidak sesuai dengan arus zaman. Kata Bezos, itu seperti membenturkan kepala ke dinding dan kamu tidak akan melihat solusi lain untuk masalah yang coba kamu selesaikan.

  • Jangan Coba untuk Melakukannya Sendiri

Berbagai pebisnis besar tidak memulai bisnis mereka sendiri, CEO Meta, Mark Zuckerberg, contohnya. Kamu boleh saja berlaku sebagai penggagas sebuah usaha, tapi untuk menjalankannya kamu tetap butuh orang lain, bisa dari teman, keluarga, atau kamu membuka lowongan untuk publik.

Kehadiran pihak lain akan membantumu memberikan masukan, pendapat saat kamu menemukan kebuntuan, dan tentunya juga untuk membantu operasional usahamu. Sebaliknya, jika kamu melakukannya sendiri, itu sama dengan menciptakan dunia yang sepi. Kamu seperti tengah berjalan seorang diri di sebuah terowongan yang panjang dan gelap.

  • Tetap Terhubung dengan Teknologi Terkini

Apapun bisnismu, berapa pun skalanya, semuanya membutuhkan teknologi termutakhir. Itu akan membantumu mampu menjalankan usaha dengan efektif dan efisien. Kamu bisa lebih menghemat waktu, uang, dan sumber daya lainnya. Alhasil, kamu bisa lebih mudah untuk menargetkan keuntungan.

Di samping itu, tetap terhubung dengan teknologi baru dapat mendukungmu untuk membuat keputusan yang sesuai, seperti dalam menarik hasil evaluasi atau menentukan strategi bisnis ke depan.

  • Stop Menggunakan Media Sosial dengan Cara yang Salah

Menjadikan media sosial sebagai media berjualan secara penuh ternyata tak disarankan penasihat bisnis sekaligus Co-founder, Otto Media Group, Wes Otto. Katanya, bisnis perlu menghentikan kebiasaan terus menerus berjualan di media sosial. Sebab, sejatinya pemasaran dan penjualan adalah dua hal yang berbeda.

Di media sosial, buat dan dokumentasikan konten yang memberikan nilai bagi audiens dan bangun hubungan yang baik dengan mereka. Hal itu bisa saja berupa wawasan industri, tips dan trik, atau bahkan video-yang berisi edukasi. Coba sampaikan pengetahuan mengenai tren industri yang tengah kamu tekuni. Dari proses tersebut, ketika tiba waktunya bagi calon pelanggan untuk melakukan pembelian, mereka akan memilih merekmu yang telah mereka percayai.

  • Manfaatkan Google

Google Business dok Google
Kamu juga bisa memanfaatkan layanan Google My Business untuk membantu mengelola bisnismu. Dari platform ini, kamu bisa melakukan banyak hal, seperti menampilkan informasi mengenai bisnismu dari mulai alamat, waktu buka/tutup, kontak, hingga tautan ke situs web usahamu.

Di samping itu, ini juga memungkinkan terjadinya berbagi foto dan video dari para pelanggan. Keberadaan informasi tersebut akan membantu meningkatkan SEO bisnismu di Google sehingga bisa sampai ke masyarakat luas.

  • Gunakan Metode 60/20/20 untuk Manajemen Waktu

Penasihat bisnis asal Amerika Serikat, Shawn Lynam, menawarkan metode 60/20/20 untuk manajemen waktu dalam menjalankan usaha. Pertama, gunakan 60% waktumu untuk fokus pada hal-hal yang akan menambah value dari bisnismu atau hal yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain.

Selanjutnya, gunakan 20% waktumu untuk perencanaan. Ini adalah saat untuk mendedikasikan waktu untuk sumber daya dan juga penjadwalan operasional bisnis. Kemudian, alokasikan 20% sisanya untuk menyusun strategi bisnis. Dalam prosesnya, lakukan evaluasi untuk menemukan cara meningkatkan performa bisnismu, kesan customer, dan juga profit model. 

  • Berkomitmen untuk Belajar secara Berkelanjutan

Terlepas dari sejauh mana pencapaianmu saat ini, sebetulnya masih banyak yang harus dipelajari demi meraih kesuksesan jangka panjang. Belajar berbisnis sendiri tidak harus dalam jenjang formal, kamu juga bisa melakukannya dengan mengikuti berbagai pelatihan/kelas daring, pendampingan, program pemerintah, dan masih banyak lagi. Di samping itu, belajar lewat video-video di internet dan membaca buku juga bisa jadi alternatif buatmu yang mencari waktu belajar lebih fleksibel.

  • Pelajari Kebiasaan Pebisnis Sukses

Kebanyakan pebisnis sukses memiliki kebiasaan tertentu yang mengantarkan mereka pada keberhasilan. Hal itu seperti, melawan overthinking dengan mulai melakukan aksi. Kemudian, menata pergaulan dengan meninggalkan teman toxic dan mencari mentor dalam berbisnis. Lalu saat kelelahan, alih-alih memaksakan diri untuk produktif, coba untuk beristirahat. Percayalah, dengan mengubah kebiasaan tersebut maka akan membantu mengubah hidupmu menjadi lebih baik lagi.
Nah, itu dia 10 tips sukses berbisnis langsung dari pakarnya. Memang, jalan setiap orang dalam mencapai kesuksesan akan sangat berbeda-beda, tapi jika dilihat lebih dalam, semua pebisnis sukses hampir memiliki nilai atau filosofi bisnis yang mirip.
Empty space, drag to resize

Kelas

Created with