Karena Bertemu Vol.05

Apr 29 / Amanda Andina Nugroho

Karena Bertemu kembali mengudara pada tanggal 28 Februari 2021 setelah satu bulan berlalu sejak volume 4 dilaksanakan. Pada volume 5 kali ini, Karena berkolaborasi dengan tiga komunitas yang ga kalah seru dari volume sebelumnya yaitu Sustain The Nation, Arise Arose, dan Level Up.

Obrolan pertama diawali oleh perkenalan dari komunitas Sustain The Nation. Berfokus pada nilai sustainability, komunitas ini menyediakan wadah untuk mengedukasi, menginspirasi, serta memberdayakan pemuda Indonesia dengan diskusi dan informasi yang dapat meningkatkan kesadaran pemuda Indonesia. Nilai keberlanjutan yang dipegang Sustain the Nation sendiri tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga aspek sosial dan ekonomi.
Dilanjutkan oleh Level Up Bandung, komunitas yang berlokasi di Bandung ini didirikan untuk menjadi wadah serta ekosistem yang baik bagi anak muda untuk dapat mengembangkan diri mereka. Dengan memfasilitasi anak muda melalui hadirnya para expert di bidangnya, Level Up Bandung berharap mereka dapat menjadi seorang profesional yang berdampak serta entrepreneur yang hebat
Last but not least, datang dari komunitas Arise Arose yang memiliki tujuan untuk mengedukasi demi perkembangan Indonesia yang lebih baik. Dengan kehadirannya sebagai platform diskusi, Arise Arose berharap dapat memantik pertukaran pandangan serta diskusi yang mencakup isu-isu global yang secara langsung memengaruhi lingkungan kita.
Berfokus pada pengembangan anak muda, tema diskusi yang diangkat pada Karena Bertemu kali ini membahas tentang hal apa saja yang ingin dilakukan anak muda dalam industri kreatif. Terdapat tiga keynotes yang dapat kita soroti dalam diskusi kali ini, yaitu: 

Pertama, melihat fenomena saat ini, Gen Z sendiri termasuk generasi di mana para anak muda mengedepankan kreativitas dan nilai estetika. Meskipun pengetahuan serta edukasi terkait pekerjaan industri kreatif masih minim, Gen Z memiliki exposure serta fokus yang mengarah ke industri kreatif itu sendiri. 

Kedua, adanya different sense terhadap estetika yang memengaruhi bagaimana cara setiap anak muda mengekspresikan dirinya.

Ketiga, dalam industri kreatif Gen Z dapat berperan sebagai pelaku bisnis maupun penikmat. Kedua hal ini tidak bisa dijadikan pilihan karena saling berkaitannya kedua pihak ini memengaruhi keberlanjutan industri kreatif itu sendiri.