Cara bisnis ala Dendy Darman, CEO dari distro UNKL 347

Sep 7 / RAISA MONIQUE SIHALOHO

Mengenal Dendy Darman

Intip Cara bisnis brand lokal dengan CEO UNKL 347, pionir distro se-Indonesia.
Siapa yang tidak tahu UNKL347, salah satu distro hits dari tahun 90an yang masih ada sampai sekarang. 
Mau tahu cara  bisnis seperti Dendy tapi takut memulai? Atau kamu bingung apa yang harus kamu lakukan?
Nah, di artikel ini kamu akan mengetahui cara Dendy Darman membangun distro-nya, UNKL347 dan Darman Studio yang masih ramai diperbincangkan hingga saat ini. Daripada penasaran, yuk baca artikel ini lebih lanjut.
Salah satu pionir brand lokal baju di Indonesia, The Godfather distro-distro, siapa lagi kalau bukan Dendy Darman. Di tahun 1996, Dendy Darman memulai karirnya membangun UNKL 347 bersama dengan timnya. Hingga saat ini, nama UNKL 347 sebagai salah satu brand lokal masih dan terus melambung tinggi. Bahkan bukan hanya Indonesia, brand lokal ini sudah melanglang buana hingga ke kancah internasional.
Menurut Dendy, peluang membuat distro di zaman ini semakin besar. Ditambah lagi banyak anak muda sekarang melek media sosial, semakin mudah untuk mereka mempromosikan barang melalui platform-platform.
Langgeng 25 tahun berdiri, karya Dendy Darman pun diakui sebagai membawa pengaruh besar bagi dunia desain dan perkembangan distro di Indonesia. Hanya bermodalkan 50 ribu, Dendy berani terjun ke dunia industri kreatif. Tidak hanya itu, banyak tips yang dibagikan oleh Dendy untuk anak muda sekarang, bagaimana cara bisnis yang Dendy lakukan untuk menjaga distronya tetap hits hingga saat ini.

Nekat

Yap, betul nekat.
Pengalamannya mengumpulkan 50 ribu dari setiap timnya untuk menjadi modal menjadi salah satu hal ter-nekat yang dilakukan Dendy dan tim membangun bisnis distronya. Total 500 ribu sebagai modal mereka membangun brand lokal fesyen di tahun 1996, pada saat itu Dendy dan tim berani meniti karir di industri kreatif.
Latar belakang pendidikan Dendy jauh dari kata bisnis, tetapi sebagai seniman pun Dendy mengharuskan dirinya belajar mengurus keuangan, mengetahui cara mempromosikan, berani untuk berproses hingga berhasil menjalankan distronya hingga saat ini. Sebagai anak muda yang ingin membangun bisnis, kamu harus mempunyai keberanian untuk belajar, berani untuk menentukan, dan mempunyai tekad yang bulat. Siapa tahu dari ke-nekat-an yang kamu lakukan membuat kamu sukses, seperti yang dialami Dendy di UNKL347.

Networking

Salah satu hal yang kamu harus kembangkan selagi muda adalah networking. Karena networking akan sangat membantumu dalam mengembangkan dan memasarkan bisnis usahamu.
Media sosial menjadi cara termudah untuk menjalin komunikasi yang membantu kamu  berkoneksi dengan banyak orang. Masuk ke dalam komunitas yang kamu minati, mencari teman diskusi yang memang mempunyai hobi yang sama. Karena dengan memperluas networking juga membantu kamu untuk menemukan ide untuk berbisnis.
Kamu ingin tahu cara bisnis awalnya, misalnya bisnis usaha sepatu brand lokal, kamu dengan mudah menemukan vendornya. Kamu ingin memulai bisnis distro seperti UNKL 347, akan mudah untuk kamu menemukan seniman desain grafis untuk kaos mu. Atau kamu merasa stuck dengan bisnismu, kamu bisa mulai berkolaborasi.
Semua yang didapatkan dengan cara menjalin networking. Apalagi dengan adanya media sosial, cara kamu menjalin hubungan dengan orang akan lebih mudah.

Promosi

Pernah dengar istilah bakar uang? Istilah ini ternyata dilakukan oleh Dendy dan tim dalam mengenalkan distro UNKL347 pada masanya. Membuat acara tidak selalu mendatangkan keuntungan untuk baginya sebagai brand lokal pada waktu itu, terlebih lagi bisnis yang mereka jalani masih tergolong baru saat itu. Pada awal berkarya Dendy merasa bahwa kurangnya media untuk mempublikasikan distronya saat itu, sampai-sampai Dendy harus membuat media sendiri untuk mempublikasi brand lokalnya.
Bukan sekedar bakar uang, satu hal yang perlu diingat bahwa apa yang kamu lakukan juga pasti berdampak intangible. Berkarir di dunia bisnis yang perlu diperhatikan pertama-tama bukan hanya profit, tetapi cara bisnis untuk membangun brand awareness dari produkmu.Kamu bisa menggunakan media sosial ataupun juga menggunakan kekuatan mulut, word of mouth. Testimonial dari pembeli bisa menjadi aset publikasi brand bisnismu.

Mencari lingkungan yang mendukung

Lingkungan bukan hanya mentor diskusi, tetapi lingkungan tempat kamu tinggal akan mempengaruhi kamu dalam berbisnis. Karena membangun bisnis bukan hanya mengkonsep, banyak dari anak muda yang stuck di proses mengkonsep bisnisnya.
Mendengar cerita Dendy Darman menginspirasi kamu cara bisnis brand lokal, membangun  distro, tetapi kamu merasa bahwa lingkunganmu saat ini tidak mendukung. Kamu sulit menemukan vendor produksi ataupun bahan baku, hal ini menghambat kamu untuk merealisasikan ide bisnis.
Dendy membocorkan bahwa salah satu lingkungan yang mendukungnya membangun usaha brand lokal adalah di Bandung. Karena menurutnya, suasana dan manufaktur di Bandung mendukung mereka bukan sekedar mengonsep, namun merealisasikan ide mereka menjadi sebuah brand.
Tentukan bisnis dan mulai keluar dari zona nyaman, begitulah mewujudkan ide cara bisnis yang kamu bayangkan selama ini.
Inilah rahasia Dendy mempertahankan distro UNKL347 sebagai pioner brand lokal di bidang fesyen hingga saat ini. Bukan hanya berfokus pada keuntungan, cara bisnis yang mereka lakukan yaitu mengenal juga identitas bisnis masing-masing.  Selain itu dalam membangun bisnis di industri kreatif, kamu bisa menentukan lingkungan dan pertemanan yang membawa keuntungan bagi bisnismu.