Anton Wirjono: 5 Langkah Memulai dan Mengembangkan Bisnis

Oct 2 / Tim Karena

Anton Wirjono adalah seorang DJ yang kemudian menjadi pelaku bisnis dan berhasil mengembangkan industri dan brand lokal. 

Anton Wirjono dikenal luas ketika sukses dengan Brightspot Market dan kemudian The Goods Dept.

Brightspot Market, diluncurkan tahun 2009, adalah sebuah marketplace musiman yang memamerkan barang-barang fesyen, musik, dan seni. Konsep ini diakui oleh banyak pelaku industri kreatif berhasil mendorong lahirnya banyak brand-brand lokal seperti Cotton Ink dan Bluesville.

Brightspot Market adalah alasan terbesar Anton membangun The Goods Dept. Tujuannya adalah untuk menciptakan lokasi permanen (toko) untuk brand-brand yang sudah memulai bisnisnya di Brightspot Market.

Memulai perjalanan karirnya sebagai seorang DJ. Bagaimana cara Anton berevolusi menjadi seorang pelaku bisnis? Berikut kami rangkum lima hal yang dilakukan Anton ketika memulai dan mengembangkan bisnisnya.

Mulai dengan Passion dan Tujuan

Mungkin sebagian dari kita akan bilang bahwa Anton memiliki priviledge sehingga bisa memulai bisnis dan berkembang seperti sekarang. Dia beruntung pernah sekolah di San Francisco, Amerika Serikat, sehingga bisa terpapar lebih dulu dengan tren dan memiliki jaringan pertemanan yang lebih luas.

Anton tidak mengelak dari fakta-fakta tersebut. Hanya saja ia menambahkan bahwa kesuksesannya hari ini adalah karena dua hal: passion-nya terhadap musik dan tujuan awal menjalankan bisnis yang tidak pernah berubah.

Tujuan membangun bisnis bukan semata karena mencari untung. Dari awal, Anton selalu berkeinginan membantu menyalurkan dan mengangkat kreativitas anak-anak muda. Dengan tujuan seperti itu, di setiap kesempatan acara musiknya, ia sudah menggabungkan konsep musik dengan seni dan fesyen.

Sepuluh tahun setelah Brightspot Market di Jakarta, Anton bercita-cita membawa konsep ini ke luar Indonesia. Cita-cita ini secara langsung akan membawa brand-brand lokal dikenal di pasar internasional.

Kenapa kamu ingin memulai berbisnis? Alasan untuk mencari tambahan uang jelas tidak salah. Tetapi untuk membangun bisnis yang bertahan lama, cari tahu apa motivasi terbesar kamu! Percayalah, motivasi ini yang akan menjadi penyemangat ketika perjalanan bisnis kamu sedang mengalami tantangan.

Semua orang sejatinya adalah kreatif

Anton Wirjono

Adaptasi Konsep Bisnis

Bisnis yang sukses tidak selalu dimulai dengan ide yang orisinil.

Seperti yang selalu dibicarakan orang tentang Steve Jobs, pendiri Apple. Ia dikenal dengan inovasi barunya yang sebetulnya disempurnakan dari teknologi yang sudah ada. Sebut saja Macintosh, iPod, iPhone dan iPad, yang diciptakan dengan terinspirasi dari komputer PC, MP3 player dan teknologi PDA.

Demikian yang dilakukan oleh Anton di awal karirnya mengelola acara musik di Jakarta. Dia terinspirasi oleh konsep-konsep cool yang dia perhatikan selama tinggal di Amerika, yang kemudian disesuaikan dengan pasar di Jakarta.

Menurut dia, penting untuk bergaul dengan orang-orang yang memiliki pemikiran atau masalah yang sama. Dalam arti, kalau orang kreatif main sama orang kreatif, kumpulan orang ini bisa menemukan jalan keluar untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

Konsep acara musik pertamanya misalnya, menggabungkan musik, seni, dan fesyen, terinspirasi dari yang dikerjakan di Amerika dulu. Hasilnya, acara ini berhasil menarik 700-an orang di sebuah klub yang tadinya sepi pengunjung karena dianggap sebagai konsep yang belum pernah ada sebelumnya.

Ide bisa dari mana saja. Namun yang terpenting adalah bagaimana menerapkannya menjadi sesuatu yang baru dan lebih baik.

Kalau kamu punya ide bisnis, cari tahu apakah ide yang sama sudah ada yang mulai. Jika sudah ada, jangan takut. Pelajari apa yang mereka lakukan, dan cari bagian yang bisa kamu lakukan dengan lebih baik.

Berani dan Berani Berbeda

Dari awal, Anton punya perhatian khusus dengan hal-hal yang tidak tampak di permukaan, atau yang tidak menjadi bagian budaya utama, yang disebutnya sebagai subculture. Menurut Anton hal-hal yang tidak nampak di permukaan akan memicu kreativitas. Contoh dari subculture misalnya: segala sesuatu yang dikategorikan ke dalam indie, misalnya di bidang musik dan fesyen karena memang tren indie yang berbeda dari arus utama.

Untuk Anton, genre musik elektronik adalah salah satu definisinya tentang subculture, yang dua puluh tahun lalu memang belum terlalu dikenal seperti sekarang.

Pengalaman ditolak karena memainkan genre musik yang tidak umum di permulaan karirnya sebagai DJ di Jakarta tidak membuat Anton berkompromi dengan selera orang kebanyakan. Dia memilih untuk mengedukasi pengikutnya dengan jenis musik elektronik yang dinikmatinya. Bahkan ketika membuka toko piringan hitam sebagai bisnis pertamanya, Anton tetap konsisten dengan genre musiknya tadi.

Hasilnya hari ini, Anton Wirjono dikenal sebagai pionir musik elektronik di Indonesia yang melahirkan festival musik seperti Jakarta Movement, yang kemudian menjadi inspirasi Djakarta Warehouse Project (DWP). DWP adalah sebuah festival Electronic Dance Music (EDM) tahunan yang mengundang musisi musik elektronik dari seluruh dunia.

Ide kamu adalah kekuatan kamu. Sekarang, beranikah kamu untuk melangkah dengan ide ini?
Idemu adalah kekuatanmu. Sekarang, beranikah kamu untuk melangkah dengan ide ini? 

Berpikir Kreatif

Anton percaya bahwa setiap orang itu kreatif, walaupun lingkungan atau kewajiban bisa menghalangi atau menghilangkan sisi kreativitas seseorang.

Brightspot Market adalah cara kreatif Anton ketika berpikir untuk nggak terus-terusan menjalankan bisnis event organizer, yang menuntut waktu sangat intens. Kreatifnya lagi, dia menuangkan strategi dan konsep untuk Brightspot Market dengan menggunakan konsep dari berbisnis musik.

Sederhananya, ia menggunakan konsep kurasi pemillihan musik dan musisi untuk mengkurasi brand-brand yang akan dipilih untuk Brightspot Market. Kurasi adalah proses memilih koleksi karya seni yang biasanya diterapkan di museum atau galeri seni rupa. Proses ini kemudian diadaptasi untuk pemilihan musik, produk atau konten menjadi sebuah koleksi tertentu.

Anton percaya bahwa di tengah kompetisi bisnis yang sengit, kreativitas manusia akan selalu jadi faktor pembeda dan harus terus diasah. Satu saran dari Anton: bergaul dengan orang-orang yang memiliki pola pikir yang sama. Dalam artian kalau orang kreatif main sama orang kreatif, mereka bisa menemukan cara terbaik untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

Fokus dan Berinovasi         

Di 10 tahun perjalanannya bersama para pelaku bisnis muda, Anton menemukan bahwa usaha yang bertahan adalah usaha yang fokus dan terus berinovasi.

Inovasi yang dilakukan Anton lakukan adalah dengan membuat The Goods Dept, sebuah toko ritel, untuk tidak mengikuti pakem yang biasa dilakukan oleh toko-toko yang sudah ada walaupun toko dari brand besar sekalipun. Dia menggabungkan konsep belanja dengan nongkrong, menggabungkan konsep toko dan galeri seni, menggabungkan pengalaman berbelanja dan menikmati musik.

Fokusnya di musik dan festival musik memberikan kesempatan untuk mengamati gaya followers-nya. Dia pun kemudian menerjemahkan semua ini menjadi sebuah pengalaman berbelanja baru untuk mereka.

Inovasi datang dari coba-coba. Coba-coba bisa dilakukan dari memulai mengamati. Kamu sudah berbisnis cukup lama dan ingin menyegarkan bisnis kamu? Coba amati para pelanggan bisnis kamu. Mungkin kamu bisa mendapatkan sebuah ide inovasi dari mereka?

Jalan menuju sukses setiap orang berbeda. Tapi saya percaya bahwa perjalanan orang lain bisa menjadi acuan kita dengan skala kecil sekalipun. Pengalaman Anton yang mana yang menurut kamu bisa kamu terapkan?